Bimbingan dan konseling di perguruan tinggi merupakan usaha membantu mahasiswa untuk mengembangkan dirinya dan mengatasi problemproblem akademik serta problema sosial-pribadi yang berpengaruh terhadap perkembangan akademik. Bimbingan tersebut meliputi layanan bimbingan akademik, bimbingan sosial atau pribadi dan bimbingan karir yang diberikan oleh dosen-dosen pembimbing akademik pada tingkat jurusan/program studi. Dalam bimbingan dan konseling diperguruan tinggi diperlukan asas-asas yang perlu diperhatikan. Asas itu antara lain:
- Asas perbedaan individual artinya usia, pribadi sikap, kebutuhan, kecerdasana, tingkat kematangan psikis di antara mahasiswa adalah sangat beragam.
- Asas masalah dan dorongan dalam menyelesaikan masalah.
- Asas kebutuhan artinya spesifik, lain dibanding semasa sekolah sebelumnya ataupun setelah mahasiswa lain dibanding kelompok seuasia yang bukan mahasiswa.
- Asas keinginan menjadi dirinya sendiri artinya mereka inggin menjadi pribadi yang bulat yang lain dari orang lain, sementara mereka menyerap berbagai nilai, pola tingkah laku dari orang yang dikaguminya.
FUNGSI
Sebelum berbicara fungsi ada beberapa sifat pokok dalam bimbingan dan konseling di perguruan tinggi :
- Sifat pencegahan artinya menujuk pada segala usaha yang dilakukan kepada terbinanya suasana belajar, alat – alat belajar, pengelolaan belajar dan tingkah laku para dosen yang dapat membantu perkembangan pribadi dan proses belajar mahasiswa.
- Sifat koreksi artinya menunjuk pada segala penyembuhan jika mahasiswa mengalami suatu yang tidak dipecahkan oleh dirinya sendiri dan memerlukan bantuan orang lain
Bimbingan mahasiswa mempunyai beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut:
- Pengenalan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi, potensi, dan karakteristik mahasiswa.
- Membantu menyesuaikan diri dengan kehidupan di perguruan tinggi.
- Membantu mengatasi problema-problema akademik dan problema sosial-pribadi yang berpengaruh terhadap perkembangan akademik mahasiswa.
JENIS LAYANAN
- Layanan bimbingan Konseling Akademik
- Cara merencanakan studi sejak semester satu hingga akhir studi beserta pengendalian pelaksanaannya. Banyak mahasiswa yang kurang memahami tentang jumlah sks yang boleh diambil dalam menentukan kontrak kredit. Oleh karena itu mereka perlu dibantu dalam memahami hal-hal berikut:
- Hakikat, tujuan, dan misi program / konsentrasi / pilihan mata kuliah yang dipilinya dalam kaitannya dengan keseluruhan program studi yang dimasukinya.
- Struktur, isi dan mekanisme pelaksanaan kurikulum program studi yang dipilihnya beserta persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat mengikuti program studi yang hendak ditempuhnya.
- Hakikat, isi dan fungsi setiap mata kuliah yang membangun kurikulum program studi yang dipilihnya beserta kaitannya dengan mata kuliah lain dalam pembentukkan kemampuan profesionalnya. dll.
- Biasanya dalam kegiatan kontrak studi ini, dosen pembimbing akademis berfungsi membantu mahasiswa untuk memilih dan menentukan mata kuliah yang akan diambilnya atau layak ditempuhnya.